Bagaimana penerapan Pancasila sebagai dasar negara pada masa awal kemerdekaan

Bagaimana penerapan Pancasila sebagai dasar negara pada masa awal kemerdekaan?

Pembahasan

Pancasila secara resmi ditetapkan sebagai dasar negara Indonesia dalam Sidang PPKI pertama (18 Agustus 1945). Namun, setelah ditetapkan sebagai dasar negara, penerapan Pancasila pada awal kemerdekaan tidak berjalan mulus. Hal ini dikarenakan banyaknya berbagai upaya disintegrasi bangsa yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Timbul berbagai pihak yang bersikeras untuk mengubah dasar negara Pancasila dengan ideologi lain. Berbagai upaya disintegrasi bangsa itu seperti:

  • Pemberontakan PKI Madiun pada tanggal 18 September 1948 dengan bertujuan untuk mengganti ideologi Pancasila menjadi Komunis.
  • Pemberontakan DI/TII di berbagai wilayah seperti Jawa Barat (7 Agustus 1949), Kalimantan Selatan (Oktober 1950), Aceh (20 September 1953), dan lain-lain. Pemberontakan ini bertujuan untuk mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) dengan berasaskan Islam.
  • Pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) pada tanggal 23 Januari 1950 yang dipimpin oleh Kapten KNIL Raymond Westerling dengan bertujuan untuk mempertahankan negara federal Republik Indonesia Serikat (RIS).

Jawaban

Jadi, penerapan Pancasila pada masa awal kemerdekaan tidak mendapatkan jalan yang mulus. Terjadi banyak pemberontakan yang berusaha untuk menggantikan Pancasila sebagai dasar negara sehingga berdampak pada terpecahnya persatuan bangsa. Hal ini membuat pemerintah dan masyarakat Indonesia bekerja sama untuk mempertahankan Pancasila. Berbagai pemberontakan itu seperti pemberontakan PKI Madiun 1948, pemberontakan DI/TII, dan pemberontakan APRA.

See also Pancasila sebagai dasar negara mengandung arti bahwa Pancasila menjadi